(+62) 856-4326-0362
wisataedukasi.kasongan@gmail.com

Sejarah Singkat GERABAH KASONGAN

Kerajinan Gerabah Kasongan bermula dari kegiatan rumah tangga yang secara turun-temurun diwarisi oleh masyarakat Kasongan. Hingga tahun 1970-an, jenis produksi terbatas pada barang-barang tembikar untuk keperluan rumah tangga, seperti pengaron, cobek, kuali, gentong, celengan, kendi, dan lain-lain.

Pada Tahun 1967, Dra. Ir. Larasati sebagai ketua kelompok perangkai bunga Perhimpunan Mayasari Indonesia mulai memberikan perhatian pada gerabah kasongan. Gerabah jenis jambangan dan pot digunakan sebagai pengganti jambangan dan pot produksi Bayat,Sala. Tahun 1970-an rangkaian bunga karya Mayasari Yogyakarta dipajang di Istana Merdeka dan Kraton Yogyakarta. Secara tidak langsung;gerabah Kasongan ikut mendapat perhatian dari para kolektor benda seni,dan masyarakat luas pun mulai berminat kepada gerabah Kasongan. Dengan demikian, permintaan pasar meningkat.

Di sisi lain, seniman Sapto Hudoyo memberikan sentuhan modifikasi bentuk seni,sehingga hasil modifikasinya menyebar di kalangan perajin. Kedua tokoh di atas dianggap mempunyai andil bagi kemajuan kerajinan gerabah di kasongan Selain itu,Toko Progo ikut serta memasarkan produksi Gerabah Kasongan semakin dikenal masyarakat luas.

Perkembangan tersebut akhirnya mengundang perhatian pihak Departemen Perindustrian,tepatnya Unit Pelayanan Teknis (UPT) pada tahun 1980 mulai memberikan pembinaan dan pengarahan untuk meningkatkan perkembangan industry gerabah kasongan. Salah satu upaya UPT ialah mengajarkan metode dan teknologi baru kepada beberapa pengrajin,juga menganjurkan penggunaan bahan baku dari luar daerah,serta membentuk koperasi.Hasilnya,produksi gerabah Kasongan mulai diekspor ke luar negeri sebagai barang souvenir. Eksportir yang aktif di Kasongan pada saat ini antara lain C.V. Daya-Bali,Dian Meubel Semarang,Flora Nederland Internasional,Decoration Plant BU-Bali,Batavia Conection-Yogyakarta,Sumanto Kulonprogo,P.T Sumaryo ,dan P.T TIMBOEL. Di lain kesempatan,di Kasongan juga terdapat show room yang memasarkan hasil produksinya, dan pemasaran model ider atau keliling pun juga masih dilakukan oleh beberapa orang Kasongan selain itu saat ini para perajin memasarkan dengan cara online.

Dikutip dari Buletin Mahasiswa UGM ,Agustus 1996 Di Modifikasi Oleh CITRA CERAMIC 20 Desember 2019

Respond For " Sejarah Singkat GERABAH KASONGAN "

eight + sixteen =

WhatsApp HUBUNGI KAMI